RUU Kewirausahaan Sedang di Godok DPR

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menganggap kehadiran RUU Kewirausahaan di tanah air Indonesia menjadi kunci substansial dalam menyusutkan bilangan kemiskinan. RUU ityu kini sedang dibahas DPR.

RUU Kewirausahaan

RUU tersohor sekaligus menjawab tolakan perekonomian dunia nun didominasi sistem kapitalisme dan liberalisme.

“RUU Kewirausahaan Nasional suka menjadi penyeimbang rumpang kepentingan pasar secara berorientasi modal pada kebutuhan sosial yg berspektif keadilan, ” ujar Bamsoet, di dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/3/2018).

Bamsoet menunjukkan itu saat menurunkan sambutan di Muktamar Pimpinan Nasional (Rapimnas) Badan Pengurus Fokus Himpunan Pengusaha Bujang Indonesia (HIPMI), perian ini.

RUU Kewirausahaan Nasional telah merembes Prolegnas 2015-2019, di setiap tahun juga saja masuk Prolegnas Prerogatif. Naskah akademik tutup selesai sejak 2015. Saat ini pembahasannya memasuki Pembicaraan Unit I di Komite Kerja DPR.

“Saya punya keyakinan, beserta dukungan HIPMI, kemunculan UU Kewirausahaan Luar negeri mampu memacu kemajuan dunia usaha. Undang-undang ini juga bakal memberikan ruang lawan pengusaha, terutama juragan muda, untuk menjulang kemampuan serta menyambut tantangan perkembangan per-ekonomian nasional dan penuh, ” jelas Bamsoet

Bamsoet juga mengakui, UU Kewirausahaan Internasional mampu mengubah mindset yang ada yang masyarakat dari mencoba pekerjaan ke menobatkan lapangan usaha.

“HIPMI harus menjadi perintis membawa kalangan plonco ke arah wirausaha. Kita perlu kerabat muda yang nasionalis, kreatif, inovatif, berintelektualitas tinggi, serta bermoral enterpreneur. Saya serius HIPMI mampu menyediakannya, ” tutur Bamsoet.

Bagi Bamsoet, Rapimnas HIPMI harus jadi momen penting kalau HIPMI maupun menjelang bangsa dan tempat Indonesia. Dalam kelompok ini, pengusaha juvenil dari berbagai daerah Indonesia berkumpul dalam membahas, merumuskan, oleh menghasilkan berbagai ketetapan penting.

“Saya serius melalui forum terkait, HIPMI mampu menyerang berbagai kegalauan famili dalam menumbuhkembangkan globe usaha dan mengedepankan perekonomian nasional. Lengah satunya tentu dgn memberikan dukungan lawan RUU Kewirausahaan Luar negeri yang saat yang ada sedang dibahas ketika DPR, ” ujar Bamsoet sambil menggeser senyuman.

Bamsoet menantang HIPMI menyadari pentingnya mengoptimalkan fungsi kewirausahaan sebagai gerakan per ekonomian rakyat. Sehingga mau meningkatkan rasio wirausaha Indonesia yang kala ini persentasenya tetap sangat rendah.

“Secara persentase, jumlah wirausaha di negara bettor hanya sekitar 3, 01 persen. Musnah dari negara tetangga di ASEAN menyerupai Malaysia, Singapura, juga Thailand yang tamat di atas 4 persen, ” ucap Bamsoet.

Keunggulan Genset Open yang Perlu Diketahui

Keunggulan Genset Open – Tak bisa dipungkiri bahwa saat ini alat elektronika sangat menunjang aktivitas sehari-hari. Mulai dari peralatan rumah tangga hingga kebutuhan industri segalanya membutuhkan sumber daya listrik. Maka, jika sewaktu-waktu terjadi pemadaman listrik tentu akan menghambat aktivitas.

Keunggulan Genset Open

Genset merupakan peralatan yang digunakan untuk menyimpan cadangan listrik baik bagi kebutuhan rumah tangga maupun industri. Sekarang ini banyak yang jual genset cummins open dalam berbagai merk, daya dan ukuran. Tentunya dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Nah, sebelum Anda membeli genset imi, ada baiknya Anda mengetahui apa itu genset open dan apa saja keunggulan genset ini.

Apa itu genset open?

Genset open umumnya digunakan oleh para pengusaha yang mempunyai bisnis sendiri. Genset open ini diletakkan pada gedung dan juga dirancang secara khusus. Genset open atau biasa disebut dengan genset tipe terbuka. Genset ini merupakan genset yang tidak dilengkapi oleh box (rumah genset / canopy).

Nah, karena genset open ini tidak dilengkapi box, umumnya genset ini digunakan untuk pengguna yang mempunyai power house sendiri yang telah dirancang khusus untuk penempatan genset di dalam ruang atau gedung yang kedap suara.

Kelebihan genset open

  1. Service dan perawatannya

Kelebihan genset open adalah kemudahan dalam perawatannya sebab kondisi genset yang terbuka sehingga mudah dalam proses bongkar pasang. Genset model ini adalah model terbuka atau dalam kata lain genset ini tanpa box (rumah genset atau canopy).

  1. Dilengkapi dengan panel control

Genset ini didesain dalam kondisi yang siap pakai dan telah dilengkapi dengan panel controller yang mudah dipahami, tangki solar yang gampang dipasang dan knalpot yang sudah terpasang langsung pada bagian mesin.

  1. Pemasangan yang mudah

Dapat dikatakan pemasangan genset open ini sangat mudah. Jika Anda memakai jenis genset ini, Anda hanya tinggal memasang slang solar ke tangki solar saja. Setelah itu, Anda hanya perlu memasang baterai yang sudah tersedia.

Setelah proses itu, Anda pun perlu memeriksa kondisi air radiator dan juga oli mesin serta memasang kabel load yang ada di terminal genset. Terakhir, genset Anda sudah siap digunakan.

  1. Harga yang terjangkau

Selain beberapa kelebihan di atas, ada hal yang cukup melegakan. Pasalnya harga jual genset open terbilang lebih murah jika dibanding tipe silent. Wajar saja, sebab genset ini tidak dilengkapi box. Namun Anda tak perlu khawatir dengan kualitasnya, meskipun harga genset open ini tak semahal genset silent, bukan berarti genset open tidak bagus.

Umumnya para pengusaha lebih memilih tipe genset yang memiliki performa yang baik, prima dan justru enggan memilih merk genset yang murah. Mereka akan memilih tipe genset open yang telah terkenal dengan kualitas primanya.

Jadi meski harga jual genset open ini masih lebih murah dari genset silent terlebih bila membelinya di toko genset jogja. Namun untuk merk-merk tertentu memiliki harga yang sedikit tinggi namun hal itu masih wajar sebab merk-merk ternama digadang-gadang memiliki kualitas terbaik dan kualitasnya terjamin.

Cara Penegakan Hukum Di Indonesia

Penegakan Hukum (law enforcement) dalam makna luas meliputi pekerjaan untuk melakukan serta mengaplikasikan hukum dan bertindak hukum pada tiap-tiap pelanggaran atau penyimpangan hukum yang dikerjakan oleh subyek hukum, baik lewat prosedur peradilan maupun me­lalui prosedur arbitrase serta sistem penyelesaian seng­keta yang lain (alternative desputes or conflicts resolu­tion). Bah­kan, dalam artian yang lebih luas lagi, kegiat­an pe­ne­gakan hukum meliputi juga semua kegiatan yang di­mak­sudkan supaya hukum menjadi piranti kaedah norma­tif yang mengatur serta mengikat beberapa subyek hukum dalam se­gala segi kehidupan bermasyarakat serta bernegara benar-be­nar ditaati serta benar-benar digerakkan seperti mesti­nya. Dalam makna sempit, penegakan hukum itu me­nyang­kut pekerjaan pengusutan pada tiap-tiap pelanggaran atau pe­nyimpangan pada ketentuan perundang-undang­an, khu­susnya –yang lebih sempit lagi— lewat proses per­adil­an pidana yang menyertakan peranan aparat kepolisian, ke­jak­saan, advokat atau pengacara, serta badan-badan per­adilan.

Karenanya, dalam makna sempit, aktor-aktor paling utama yang peranan­nya begitu menonjol dalam proses penegakan hu­kum itu merupakan polisi, jaksa, pengacara serta hakim. Beberapa pe­ne­gak hukum ini bisa disaksikan pertama kali menjadi orang atau unsur manusia dengan kualitas, kwalifikasi, serta kultur kerjanya semasing. Dalam artian demikian perso­alan penegakan hukum bergantung aktor, aktor, peja­bat atau aparat penegak hukum tersebut. Ke-2, penegak hukum dapatlah disaksikan menjadi institusi, tubuh atau orga­nisasi dengan kualitas birokrasinya sendiri-sendiri. Dalam kaitan itu kita lihat penegakan hukum dari kaca­mata kelembagaan yang sebenarnya, belumlah terinsti­tusio­na­lisasikan dengan cara rasional serta impersonal (institutio­na­lized). Tetapi, ke-2 perspektif itu memang perlu dimengerti dengan cara mendalam dengan lihat juga keterkaitannya keduanya dan keterkaitannya dengan beberapa aspek serta bagian yang berkaitan dengan hukum tersebut menjadi satu system yang rasional.

Profesi hukum memang perlu diatur kembali serta ditingkatkan kualitas serta kesejahteraannya. Beberapa profesional hukum itu diantaranya mencakup (i) legislator (politisi), (ii) perancang hukum (legal drafter), (iii) konsultan hukum, (iv) advokat, (v) notaris, (vi) petinggi pembuat akta tanah, (vii) polisi, (viii) jaksa, (ix) panitera, (x) hakim, serta (xi) arbiter atau wasit. Untuk tingkatkan kualitas profesionalisme semasing profesi itu, dibutuhkan system sertifikasi na­sional serta standarisasi, termasuk juga terkait dengan system kesejahteraannya. Selain itu juga dibutuhkan program pen­didikan serta kursus terpadu yang bisa terus-terusan membina sikap mental, tingkatkan pengetahuan serta kapabilitas profesional aparat hukum itu.

Agenda peningkatan kualitas profesional di kalang­an profesi hukum ini memang perlu dipisahkan dari program pembi­naan pegawai administrasi di lingkungan lembaga-lembaga hukum itu, seperti di pengadilan maupun di instansi perwakilan rakyat. Dengan begitu, tujuan penambahan kualitas aparat hukum ini bisa betul-betul di kembangkan dengan cara terukur serta berkesi­nambung­an. Selain itu, pem­bi­naan kualitas profesional aparat hukum ini dapatlah dila­kukan lewat penambahan keberdayaan organisasi profesi­nya semasing, seperti Ikatan Hakim Indonesia, Ikatan Notaris Indonesia, dan lain-lain. Dengan de­mikian, kuali­tas hakim bisa ditingkatkan lewat fungsi Mahka­mah Agung di satu pihak serta lewat fungsi Ikatan Hakim Indonesia di lainnya pihak.

Selain itu, agenda penegakan hukum juga me­mer­lukan kepemimpinan dalam semuanya tingkatan yang me­menuhi dua prasyarat. Pertama, kepemimpinan diinginkan bisa jadi penggerak yang efisien untuk tindakan-tindakan penegakan hukum yang tentu ; Ke-2, kepemim­pinan itu diinginkan bisa jadi teladan buat ling­kungan yang dipimpinnya semasing tentang integri­tas kepri­badian orang yang patuh ketentuan.

Salah satunya segi terpenting dalam rencana penegakan hukum merupakan proses pembudayaan, pemasyarakatan, serta pendidikan hukum (law socialization and law education). Tanpa di dukung oleh kesadaran, pengetahuan serta pandangan oleh beberapa subyek hukum dalam orang-orang, nonsens satu etika hukum da­pat diinginkan tegak serta ditaati. Karenanya, agenda pem­bu­dayaan, pemasyarakatan serta pendidikan hukum ini memang perlu di kembangkan sendiri dalam rencana perwujudan inspirasi nega­­ra hukum di hari esok. Faktor-faktor yang berkaitan de­ngan masalah ini merupakan (a) pembangunan serta pengelolaan sis­tem serta infra susunan info hukum yang berbasiskan tek­nologi info (information technology) ; (b) pening­katan Usaha Publikasi, Ko­munikasi serta Sosialisasi Hukum ; (c) peningkatan pendidikan serta kursus hukum ; serta (d) pemasyarakatan citra serta keteladanan-keteladanan di bi­dang hukum.

Hakim agung yang ditakuti para koruptor

Lagi-lagi Artidjo Alkostar buat umum tercengang. Hakim Agung kelahiran Situbondo, Jawa Timur, pada 22 Mei 1948 ini membanduli Angelina Sondakh dengan hukuman yang lebih berat di tingkat kasasi.

Angelina Sondakh terlebih dulu cuma divonis 4 th. 6 bln. di tingkat Pengadilan Negeri Tipikor, namun vonis itu dilipatgandakan oleh Artidjo, MS Lumme serta Mohammad Askin jadi 12 th..

Terlebih dulu trio Hakim Agung (Artidjo Alkostar, MS Lumme serta Mohammad Askin) ini memperberat hukuman untuk Tommy Hindratno, pegawai pajak pada Kantor Pajak Sidoarjo, dari 3 th. 6 bln. jadi 10 th.. Trio Hakim Agung ini memperberat hukuman Zen Umar, Direktur PT Jelas Kita atau PT Tranka Kabel, dari 5 th. jadi 15 th..

Vonis hukuman naik 3 kali lipat lebih tinggi dari hukuman awal mulanya yaitu rekor sekarang ini. Rekor terlebih dulu hukuman cuma naik 2 x lipat serta itu juga dipegang oleh Artidjo dengan Suryajaya, Abdul Latief, Krisna Harahap, serta MS Lumme yang memperberat hukuman Anggodo Widjojo dari lima th. jadi 10 th. penjara.

Lantas siapa sesungguhnya Hakim Artidjo?

Sebelumnya jadi hakim agung, Artidjo aktif jadi dosen tetaplah Fakultas Hukum Kampus Islam Indonesia (UII) Yogyakarta serta advokat. Jadi seseorang advokat, Artidjo sempat mengatasi sebagian masalah perlu, salah satunya Anggota Tim Pembela Insiden Santa Cruz di Dili (Timor Timur 1992), serta Ketua Tim Pembela tuntutan pada Kapolri dalam masalah Pelarungan Darah Udin (wartawan Bernas Fuad M Syafruddin).

Alumnus FH UII angkatan 1976 ini sempat juga jadi Direktur LBH Yogyakarta pada 1983-1989. Artidjo sempat juga meniti pendidikan untuk lawyer tentang Hak Asasi Manusia di Columbia University sepanjang enam bln.. Artidjo juga bekerja di Human Right Watch divisi Asia di New York sepanjang dua th..

Pulang dari Negeri Paman Sam, Artidjo lantas membangun kantor pengacara yang dia namakan Artidjo Alkostar and Associates. Namun pada th. 2000, pria berdarah Madura ini mesti tutup kantor hukumnya karna dipilih jadi hakim agung.

Artidjo sampai sekarang ini masih tetap mengajar di universitas almamaternya. Artidjo mengajar tiap-tiap Sabtu, dari pagi sampai malam hari. Bekas aktivis HMI ini mengajar hukum acara pidana serta norma profesi dan mengajar mata kuliah HAM untuk S2. Artidjo umum pulang ke Yogyakarta Jumat sore serta dijemput keponakannya di bandara dengan memakai motor.

Waktu awal jadi Hakim Agung, Artidjo bahkan juga seringkali naik bajaj atau taksi untuk menuju Gedung Mahkamah Agung. Hal tersebut karna dimuka kariernya, hakim agung belum juga memperoleh kendaraan dinas. Bahkan juga karna belum memperoleh sarana tempat tinggal dinas dari MA, Artidjo mengontrak satu tempat tinggal di perkampungan di Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, di belakang jejeran bengkel las.

Kesederhanaan serta kejujuran sudah menempa Artidjo. Pergi dari padepokan kesederhanaan serta kejujuran itu saat ini Artidjo jadi Hakim Agung yang tanpa ada ampun menghukum koruptor. Vonis enteng yang dijatuhkan hakim di bawahnya dia rombak serta tetaplah dengan alasan hukum yang kuat.

Lantas siapa sekali lagi koruptor yang akan rasakan beratnya palu besi yang digenggam Artidjo?

Nonton Film di Bioskop Bantu Bangkitkan Bisnis Perfilman Indonesia

Bagi yang hobi nonton film di bioskop, tahukah kamu bahwa kamu sedang mendukung produksi sebuah film jadi makin sukses? Yup! Menonton film di bioskop sama saja dengan mendukung sebuah produksi film tetap Berjaya, kalau kamu salah satu orang yang ingin mendukung bangkitnya perfilman Indonesia, ya tonton film Indonesia, tapi tentu saja harus mendukung film-film yang bagus.

Sebab, kalau asal nonton, di mana film yang kurang baik alur cerita, isi, artstiknya kamu tonton, sama saja kamu dengan melestarikan hal-hal buruk di sekitarmu. Jadi, pilih-pilihlah saat menonton. Pilih film yang diproduksi oleh sutradara yang bagus, dengan alur cerita yang bagus, syukur-syukur tidak hanya bermuatan hiburan tapi juga ada muatan lain yang dapat membantu kamu mendapatkan ilmu pengetahuan baru.

Jangan sekedar nonton, apalagi dengan alasan karena aktornya ganteng tapi diisi filmnya tidak ada substansi yang baik untuk kamu. Kalau Cuma sekedar cerita cinta tanpa ada misi yang bagus, itu sudah tidak jaman lagi. Film jaman sekarang yang sebaiknya ditonton ialah film-film dengan pengemasan konflik yang jelas, menantang adrenalin, emosi, dan memiliki sisi pengemasan yang artistik, tidak asal dikemas apalagi meniru dari film atau drama negara lain.

Perfilman Indonesia

Kalaupun kamu suka nonton film dari negara lain, jangan biarkan sutradaramu sendiri membuat film yang memiliki kemiripan. Dorong dia untuk melakukan remake itu boleh-boleh saja, tapi jangan keseringan. Jadikan remake sebagai suatu alternatif tontonan, bukan pilihan utama.

Oleh karena itu, ketika kamu mau nonton film di suatu bioskop, jangan sekedar melihat euforianya saja, tapi lihat dulu bagaimana trailer itu berjalan, siapa pemainnya, bagaimana sinopsinya, siapa sutradaranya dan lain sebagainya.

Dari membaca sinopsis dan cover yang beredar, tentunya kamu akan mengetahui kira-kira bagaimana film tersebut akan dikemas. Sutradara yang handal dalam mengemas sebuah film sudah pasti juga jadi patokan, karena sutradara adalah seseorang yang mampu mengemas film dari berbagai sudut pandang, baik itu artistik film maupun selera penontonya.

Saat seorang sutradara kondang yang sudah berpengalaman mencetak film-film bagus memproduksi dan merilis film, sebaiknya dukung film tersebut, agar sutradara tersebut bisa menjadi contoh untuk sutradara lain dan juga generasi penerus di dunia perfilman.

Seperti yang Anda ketahui sutradara hebat dan berbakat dalam mensetting sebuah cerita menjadi cerita yang sukses sampai ke mancanegara. Mulai sekarang, ketika nonton di bioskop, set diri Anda untuk menjadi penonton yang mendukung film-film bagus, jangan terburu nafsu degan euphoria, supaya film Indonesia semakin berkualitas dan diperhitungkan di kancah global.