youtobe

Mengecap Rupiah dari Bisnis Creative di Youtube

Dulu, ketika teknologi serta internet belum eksis di dunia ini, sumber penghasilan dan mata pencaharian didapatkan melalui pekerjaan secara konvensional.

Seperti menjadi guru, ilmuwan, notaris dan ppat , dokter, dan sebagainya. Tapi sekarang, semenjak adanya teknologi canggih dan internet, profesi serta usaha mengalami pergeseran.

Kini, orang bisa memiliki sumber penghasilan dengan hanya bermodalkan laptop atau personal komputer dan akses internet.

Salah satunya adalah Youtube. Youtube adalah sebuah situs streaming online dimana siapapun bisa mengunggah video ke internet serta siapapun juga bisa menonton video yang diunggah oleh orang lain secara gratis.

Berkat hadirnya situs dengan pengunjung terbanyak setelah Google dan Facebook ini, anak muda bisa menyalurkan kreativitasnya melalui video serta menghasilkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit.

Ada banyak sekali para YouTuber yang sukses mengais rezeki dari YouTube ini. Sebut saja Ray William Johnson, Dane Boedigheimer, Ryan Higa, Shane Dawson, Lucas Cruikshank dan masih banyak lagi. Sementara itu, di Indonesia Raditya Dika, Benakribo, Young Lex dan lainnya meraih popularitasnya melalui YouTube.

Mereka berhasil membuat video kreatif dan menarik ratusan ribu pengunjung untuk melihat video hasil kreativitas mereka. YouTuber sendiri adalah orang yang memproduksi sebuah video atau menautkan video orang lain serta mengunggahnya ke akun YouTube sendiri untuk menarik pengunjung.

Sebenarnya, menjadikan YouTuber sebagai sebuah profesi atau lading bisnis tidaklah sulit. Selain kreativitas, Anda juga dituntut untuk bisa memahami selera pasar serta karakteristik pengunjung YouTube.

Nah, bila Anda merasa memiliki kreativitas yang tinggi, ingin mencicipi gurihnya rupiah dari YouTube, Anda harus simak tips berikut. Ada beberapa cara untuk menjadikan YouTube sebagai mesin uang Anda.

youtobe

1.     Opsi Monetisasi

Saat Anda mengunggah video di YouTube, maka Anda akan diberikan pilihan untuk menyalakan ‘Monetize’ atau memonetisasi video tersebut. Artinya, Anda memperbolehkan YouTube atau Google untuk menempatkan iklan dalam video Anda. Imbal baliknya, Anda akan mendapatkan bagi hasil dari iklan tersebut. Pembagiannya adalah 45 persen untuk YouTube dan 55 persen untuk YouTuber.

Yang harus Anda ketahui, ada tiga jenis iklan yang muncul dan akan menjadi sumber penghasilan YouTuber. ‘In Stream Ads’ adalah iklan yang muncul di awal sebelum video. Lalu ‘Display Ads’ yaitu iklan yang muncul di pojok kanan atas halaman browser. Dan ‘Overlay Ads’ yaitu iklan yang ada di bawah video. Nah, Anda dan YouTube akan mendapatkan duit dari setiap pengunjung yang melihat iklan-iklan tersebut.

 

1.     Brand Placement

Bila Anda telah memiliki subscriber serta viewer yang tinggi, Anda bisa mendapatkan penghasilan dari sponsor atau penempatan iklan di luar Google. Dengan subscriber yang tinggi, berarti Anda memiliki massa yang bisa Anda tarik untuk melihat iklan dari sponsor Anda. Berbeda dengan opsi monetisasi dari YouTube tadi, kalau brand placement ini, penghasilan yang akan Anda peroleh bervariasi. Biasanya, pendapatan YouTuber akan ditentukan berdasar sepopuler apa channelnya serta bagaimana keuntungan yang akan didapatkan oleh para sponsor.